Showing posts with label Techonology. Show all posts
Showing posts with label Techonology. Show all posts

1.21.2017

'Le Super Bike', Sepeda Pintar Berbasis Android


Tak lama lagi, kamu akan bisa naik sepeda pintar yang mempunyai sinar laser di ujung setangnya. Bukan supaya terlihat keren seperti lightsaber, tapi untuk keselamatan penggunanya.
Ini hanya salah satu fitur keren yang ada di Le Super Bike—sepeda pintar rangka serat karbon atau titanium yang dibenamkan ponsel pintar pada setang, sehingga memiliki fitur-fitur pintar seperti mobil pintar.
Laser sangat berguna ketika malam hari, yang langsung menyala secara otomatis saat lampu depan dan belakang sepeda dinyalakan. Sehingga, pengguna tidak perlu khawatir jika ingin membelok ke kiri atau kanan saat di persimpangan yang gelap.
Le Super Bike dibuat oleh LeEco, perusahaan raksasa asal Tiongkok yang sempat dibicarakan awal tahun ini lantaran membuat gebrakan dengan merilis ponsel Le Max Pro berbasis Snapdragon 820.
Ponsel ini memang bukan untuk dipasangkan ke Le Super Bike, karena sepedanya sendiri sudah dibekali sensor-sensor yang terhubung ke ponsel melalui Bluetooth.
Ponsel Le Max Pro berbasis Android ini mengusung layar 4 inci, mempunyai tampilan antarmuka (user interface) yang bisa diubah-ubah alias custom—dinamakan BikeOS. Prosesornya berkekuatan 1,3GHz plus RAM 4GB.
Ponsel tersebut berfungsi sebagai pusat navigasi, termasuk info rinci seputar kecepatan sepeda, map atau peta, hingga statistik kebugaran yang infonya dipasok dari sensor yang tertanam di genggaman setang.
Ponsel pintar ini juga dilengkapi pemutar musik—lengkap dengan pengeras suara yang cukup untuk menggangu ketentraman orang lain—serta fungsi telefoni berkat koneksi 4G.
Untuk membuka layar ponsel, pengguna juga bisa menjajal sensor sidik jari, yang juga bisa mengunci sepeda itu sehingga tak bisa digunakan orang lain.
Baterai? Enggak usah khawatir. Karena baterai yang tersimpan di bodi sepeda berkapasitas besar, yang dapat terisi otomatis saat sepeda dikayuh.
Ingin beli? Kamu harus bersabar hingga akhir tahun dan rajin memantau informasi terbaru mereka di website. Harganya berkisar 800 dolar AS (setara Rp10,5 juta).
Penasaran? Berikut video review singkat yang dibuat Andy Boxall dari Digital Trends:

1.16.2017

Deretan Game yang Siap Hadir di Nintendo Switch



Jakarta - Kesuksesan sebuah perangkat konsol turut ditentukan oleh ragam game yang hadir. Begitupula dengan Nintendo Switch yang bakal dijejali dengan sejumlah game menarik. Apa saja?

Tepat pada tanggal 13 Januari 2017 yang jatuh pada hari ini, Nintendo resmi mengumbar jadwal rilis dan harga untuk Switch. Oleh Nintendo, Switch dihargai USD 300 atau sekitar Rp 4 juta dan rilis pada tanggal 3 Maret 2017.

Tak ingin mengecewakan calon gamer-nya, Nintendo telah menggandeng sedikitnya 80 developer dan publisher game ternama dari penjuru dunia. Beberapa developer seperti Ubisoft, Bandai Namco, Capcom, Epic Games, Electronic Arts, Square Enix, hingga Warner Bros. Interactive Entertainment siap menghadirkan beragam game menarik untuk Switch.

Hanya saja, sebagai permulaan Switch baru memiliki sedikit game yang bisa dimainkan. Sejauh ini yang sudah dikonfirmasi dan hadir bersamaan dengan peluncuran adalan game eksklusif berjudul 1-2 Switch.

1-2 Switch merupakan game time-based duel, di mana Anda dan teman bisa bermain bersama menggunakan kontroler khas Switch, yakni Joy-Con. Selain adu tembak layaknya Cowboy, dari trailer kita bisa lihat 1-2 Switch menghadirkan ragam game menarik seperti adu pedang, air guitar, dan lain-lain.

1-2 Switch dijual terpisah dengan Switch itu sendiri. Untuk bisa membelinya Anda harus merogoh kocek USD 50 atau sekitar Rp 600 ribu.

Selain 1-2 Switch, calon gamer Nintendo Switch juga bisa memainkan The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang resmi dirilis bersamaan dengan Switch. Tak banyak informasi yang diumbar, namun yang pasti game ini memiliki konsep open-world.

Semua perangkat konsol Nintendo pasti identik dengan game Mario Bros. Maka tak lengkap rasanya bila Switch tidak hadir dengan game si tukang ledeng itu. Nintendo mengkonfirmasi Super Mario Odyssey rilis di musim liburan 2017 yang bisa berarti pertengahan tahun 2017.

Selain Super Mario Odyssey, adapula game fighting berjudul Arms. Seperti 1-2 Switch, Arms memanfaatkan motion control dari Joy-Con. Cara mainnya adalah dengan melempar pukulan seolah memukul sungguhan.

Nintendo menyebut game ini perpaduan antara game tinju dan shooter. Rencananya game ini rilis di musim semi 2017 atau antara bulan April sampai Juni 2017. Selain judul-judul yang disebut di atas, adapula judul game semisal Splatoon 2, Xenoblade 2, Mario Kart 8 Deluxe, Ultra Street Fighter 2, Skyrim, dan FIFA. (mag/mag)

1.14.2017

Legend is back! Nokia 8 Tantang Google Pixel dan iPhone 7 Plus



Jakarta - Ponsel Nokia 8 bakal menonjolkan kemampuan kameranya. Hanya saja, Nokia membuat salah satu varian punya fitur yang lebih mumpuni.


Seperti diketahui HMD Global membuat dua varia Nokia 8. Perbedaannya terletak pada jeroan dalamnya saja. 



Varian terendah menggunakan Snapdragon 821 dan RAM 4 GB. Sementara versi tertingginya menggunakan Snapdragon 835 dan 6 GB. 



Karena mengusung prosesor Snapdragon 835, kamera Nokia 8 akan punya fitur OIS dan EIS primary. Alhasil saat merekam video akan terbebas dari getaran. Ini terbukti dalam video perbandingan diambil di booth Qualcomm di perhelatan CES 2017. 


Terlihat betul bagaimana kestabilan kamera Nokia 8 dengan Snapdragon 835 saat merekam. Dengan kemampuan tersebut, sepertinya Nokia 8 versi tertinggi bakal menjadi lawan tangguh bagi Google Pixel maupun iPhone 7 Plus. 

Sebelumnya telah diberitakan sebuah video direkam mengungkap penampakan Nokia berkode Supreme itu di booth Qualcomm di perhelatan CES 2017. Dari sini terungkap bentuk dan sedikit soal spesifikasi yang dibawa Nokia 8.

Secara tampilan, Nokia 8 punya bentuk mirip Lumia 1020 yang punya tonjolan kamera di bagian belakang bodi. Ukuran kameranya sendiri disebut 24 MP. Sementara di bagian depan, tersemat kamera 12 MP.


Bentangan layarnya berukuran 5,7 inch. HMD mengusung teknologi Super AMOLED dan resolusi 2560 x 1440 pixel agar tampilan layarnya tajam dan cerah.


Menariknya, Nokia 8 konon akan meramaikan perhelatan Mobile World Congress 2017 di Barcelona, Spanyol. HMD disebut menyiapkan sebuah acara peluncuran pada 26 Februari 2017. (afr/rou)

4 Tips agar Si Kecil Tak Kecanduan Gadget



Jakarta - Untuk anak usia dua tahun ke atas, waktu pemakaian gadget yang direkomendasikan hanya satu sampai dua jam sehari. Sayangnya, dalam keseharian mudah ditemui anak yang menghabiskan banyak waktu dengan gadgetnya.

Padahal, belum tentu apa yang didapat anak dari gadgetnya benar-benar bermanfaat untuk dia. Untuk itu, pakar perkembangan anak Dr Kristy Goodwin mengatakan membangun hubungan sehat antara anak dan gadget perlu dilakukan.

"Anak-anak sering melampaui kemampuan teknis orang tua. Bahkan mereka sudah belajar menyadap, menggesek, dan mengoperasikan gadgetnya sebelum belajar memegang pensil, naik sepeda, dan mengikat tali sepatu," tutur Goodwin, dikutip dari Essential Baby.

Karena tekonolgi semakin maju, tak ayal situasi itu pun menimbulkan dilema di mana orang tua mesti memperbarui keterampilan mereka agar tak ketinggalan dengan sang anak. Demikian disampaikan Goodwin.

Bermain gadget dikatakan Goodwin tak selalu membawa dampak buruk. Asal digunakan dengan tepat dan sesuai usia anak, gadget bisa bermanfaat. Di antaranya sebagai media belajar interaktif, sarana mengasah kreativitas, dan memberi dukungan untuk anak yang memiliki kebutuhan pembelajaran berbeda.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua agar si kecil tidak kecanduan gadget, seperti diungkapkan Goodwin, berikut ini:

1. Buat batasan waktu

Goodwin selalu mendorong orang tua untuk tegas menerapkan batasan waktu, jika ayah dan ibu ingin membentuk kebiasaan sehat dalam menggunakan teknologi pada anak. Jika hanya dengan ucapan batasan waktu sulit diterapkan saat anak bermain gadget, Goodwin menyarankan gunakan aplikasi jam yang bisa membatasi penggunaan gadget. Ketika waktu bermain gadget habis, gawai itu akan terkunci dan baru bisa digunakan lagi di waktu berikutnya.

2. Jauhkan gadget di waktu-waktu tertentu

Goodwin menganjurkan untuk menjauhi gadget di waktu tertentu. Terutama saat waktu tidur siang dan tidur malam, paparan cahaya biru dari gadget justru bisa menghambat produksi melatonin tubuh. Akibatnya, anak dan orang tuanya jadi sulit tidur.

"Dalam penerapan aturan membatasi gadget, contoh dari orang tua amat penting," ujar Goodwin.

3. Perlakukan gadget dengan benar

"Hindari menggunakan gadget sebagai imbalan atau suap. Sebab, kita ingin anak-anak melihat teknologi sebagai alat, bukan mainan. Ketika gagdet digunakan sesuai fungsinya, bukan sebagai hadiah, anak lebih mungkin membuat hubungan yang sehat dengan teknologi," papar Goodwin.

4. Jangan lupa lakukan kegiatan outdoor

Goodwin menekankan pentingnya menyeimbangkan waktu bermain gadget dengan waktu melakukan permainan real. Menurut Goodwin, bermain secara tidak terstruktur di luar ruangan, bergerak, dan mengeksplorasi lingkungan sekitar penting untuk perkembangan anak-anak yang sehat. (rdn/rou)

Huawei P8 Lite 2017 Melenggang dengan Bodi Ramping



Jakarta - Kejutan awal tahun dihadirkan Huawei. Vendor asal China itu merilis ponsel baru bernama P8 Lite 2017 dengan bodi ramping.

Ponsel ini bukan versi downgrade dari P9 Lite yang dirilis tahun lalu, melainkan penerus P8 Lite yang dirilis 2015 silam. Sejumlah peningkatan pun dihadirkan Huawei pada perangkat barunya ini, mulai dari desain hingga jeroannya.

Bodinya dibuat lebih tipis. Huawei menyelimuti bagian belakangnya dengan kaca mengkilap yang berpadu dengan rangka metal di pinggiran bodinya.


P8 Lite punya bentang layarnya 5,2 inch dengan resolusi Full HD. Terdapat kamera depan 8 MP dan 12 MP di belakang. Dapur pacunya ditenagai prosesor Kirin 665 dengan GPU Mali-T830MP2. Huawei turut menyematkan RAM 3 GB dan memori internal 16 GB.

Untuk daya tahannya, seperti dikutip dari Mobilegeeks, Jumat (13/1/2016), ponsel ini disokong baterai berkapasitas 3.000 mAh. Saat dirilis, P8 Lite 2017 akan menjalankan EMUI 5.0 berbasis Android Nougat. 

Huawei akan memasarkan ponsel ini mulai akhir Januari di pasar Eropa. P8 Lite 2017 akan dilepas seharga 249 euro atau seharga Rp 3,5 juta dengan pilihan warna hitam, putih dan gold.


(afr/rns)

1.12.2017

Samsung Bixby Saingi Siri dan Cortana


Vendor asal Korea Selatan, Samsung, resmi menghadirkan asisten virtual pesaing Siri dan Cortana bernama Bixby. Bixby nantinya akan tersemat di smartphone terbaru Samsung.
Sebagaimana dikutip Solopos.com dari Digitaltrends, Kamis (12/1/2017), asisten virtual Bixby bisa digunakan pengguna smartphone terbaru Samsung untuk menggunakan layanan pembayaran Samsung Pay.
Tapi vendor asal Korea Selatan itu belum menjelaskan mengenai cara penggunaan Bixby dengan Samsung Pay. Aplikasi pembayaran Samsung Pay sebenarnya sudah ada di beberapa smartphone Galaxy lawas.
Sepertinya asisten virtual Bixby akan tersemat di smartphone terbaru Samsung Galaxy S8. Galaxy S8 yang menjadi andalan Samsung memang direncanakan meluncur tahun ini.
Smartphone terbaru Samsung Galaxy S8 akan dirilis pada April 2017. Dengan adanya asisten virtual seperti Bixby, Samsung tidak ingin Galaxy S8 gagal total seperti Galaxy Note 7 yang sering meledak tahun ini.

1.10.2017

CES 2017 Lebih Tipis dari Iphone 7, Xiaomi Siap Jual Mi TV 4 Rp13 Juta


LAS VEGAS — Vendor asal Tiongkok, Xiaomi, selain membawa smartphone, juga memboyong televise pintar ke Consumer Electronics Show (CES) 2017, Las Vegas, Amerika Serikat.
Seperti dikutip Solopos.com dari Engadget, Sabtu (7/1/2017), inovasi teknologi televisi pintar Xiaomi itu bernama Mi TV 4 dibikin super tipis. Bahkan ukuran bodinya lebih tipis ketimbang Iphone 7.
Ketebalan bodi inovasi teknologi televisi pintar Mi TV 4 itu sekitar 4,9 mm. Bodi televisi tersebut lebih tipis 37% dari smartphone Mi Mix yang juga hadir CES 2017 dan 30% lebih tipis dari Iphone 7.
Tipisnya televisi Mi TV 4 juga juga disebabkan tanpa ada sisi tepi atau bezel. Di bagian belakang televisi tersebut juga ada lapisan metal warna hitam yang membuat perangkat pintar itu sangat elegan.
Fitur Xiaomi Mi TV 4 hampir sama dengan Mi 3S yang memiliki fitur Patch Wall. Fitur itu membuat televise tersebut memiliki kecerdasan buatan. Televisi itu bisa memberikan rekomendasi kepada pengguna tentang film atau tayangan apa yang pantas ditonton.
Motherboard Xiaomi Mi TV 4 dibuat terpisah dari layar. Hebatnya, vendor Tiongkok itu memperkuat televisinya dengan 10 speaker membuat suara yang dihasilkan sangat mantap. Inovasi teknologi televisi Mi TV 4 memiliki dua varian layar  50 inci dan 64 inci.
Televisi itu juga hadir dalam pilihan teknologi Dolby Atmos atau tidak. Meski begitu, jadwal peluncuran televisi pintar Mi TV 4 belum diketahui. Tapi Xiaomi akan menjualnya dengan banderol US$1.000 atau sekitar Rp13 juta.